TOILET BEKAS GANTUNG DIRI

Toilet Bekas Gantung Diri Siswi Smp Gentayangan

Toilet Bekas Gantung Diri – Hai sobat semua, jadi ini cerita nyata yang aku alami sendiri. Dan ini pengalaman pertama aku soal hal-hal yang berbau mistis dan kali ini aku akan berbagi ceritanya.

Waktu itu saat aku masih SMA, aku memiliki seorang sahabat. Bisa di bilang dia merupakan sahabat yang benar-benar sahabat. Suka duka, kami selalu bersama.

Kejadian ini terjadi beberapa tahun lalu, saat itu aku dan sahabatku bernama Linha sedang di hukum membersihkan toilet sekolah oleh guru kami, karena kami terlambat masuk ke dalam kelas.

Sebenarnya Linha tidak akan mendapatkan hukuman, kalau dia tidak menjemputku terlebih dahulu. Ini semua adalah salahku, yang sangat lama saat berdandan untuk ke sekolah.

Sampailah kami di toilet sekolah, aku bersiap dengan mengepel sedangkan Linha bersiap dengan alat sedot toiletnya dan juga pembersih kaca. Saat itu kami sedang asik dengan hukuman kami masing-masing dan saling mentertawakan diri satu sama lainnya di dalam toilet sekolah, Bandar Bola.

Karena wajah kami yang berantakan sambil mengenakan seragam kami yang compang-camping. Awalnya tidak terjadi apa-apa. Kami malah menikmati hukuman kami, tapi beberapa saat kemudian kami mendengar suara.

Toilet Bekas Gantung Diri

“Kau dengar sesuatu, tidak?” tanya Linha.
“Suara ketawa wanita” jawabku.
“Iya. Dari mana asalnya suara ketawa wanita itu ya?” tanya Linha.
“Sepertinya dari dalam toilet paling ujung” jawabku sambil menunjukkan arah toilet.

Kami berdua saling bertanya-tanya. Apa ada siswi yang masuk ke dalam toilet itu…? Perasaan dari tadi hanya kita yang berada dalam toilet ini.

Suara siapa itu? Kencang sekali. Apa dari tadi ada orang, tapi kita tidak tahu? Itulah yang kami pertanyakan saat itu, Casino Online.

Baca Juga : Sosok Misterius di Jendela Apartemen

Kami mengendap-endap mendekati sebuah toilet yang berada di paling ujung. (Suara tawa itu sangat nyaring. “*Haha, haha” suaranya sungguh menggelegar mengisi seluruh ruangan toilet itu).

Sebelum sampai di toilet ujung (toiletnya memanjang ke samping, kira-kira kami berada di pintu toilet nomor 4, karena toilet terdiri dari 6 baris.)Linha langsung menggenggam tanganku dan menyuruhku untuk berhenti. Alangkah terkejutnya aku, ketika Linha mengingatkan aku akan sesuatu hal yang membuat bulu kuduk merinding.

“Apa kau tidak ingat? Toilet terakhir itu toilet bekas gantung diri seorang siswi 10 tahun lalu. Ingat kan?”. Mendengar perkataan Linha, aku ber 2 langsung lari dari toilet tersebut, Slot Game.