PASAR GAIB GUNUNG MERBABU

Pasar Gaib Gunung Merbabu Mitos Beneran Ada Kisah Nyata

Pasar Gaib Gunung Merbabu – Bagi para pendaki gunung, pasti sudah tidak asing dengan gunung merbabu. Gunung merbabu merupakan tujuan bagi para pendaki gunung. Tidak terkecuali toni, seorang mahasiswa dan pencinta alam ini. Sudah lama ia merencanakan untuk mendaki gunung merbabu, dan akhirnya dapat tercapai saat jambore tahun 2006.

Toni tidak sendiri, ia mengikuti jambore bersama 5 temannya, pendakian direncanakan berlangsung selama 3 hari. Pagi-pagi sekali toni dan ratusan peserta jambore berkumpul di pos 1 gunung merbabu. Mereka sangat senang memulai pendakian hari itu.

Pendakian pun dimulai. Toni dan peserta lain selangkah demi selangkah menapaki hutan gunung merbabu. Tetapi hari sudah mau malam ketika toni sampai di pos 7. Akhirnya toni dan peserta lain memutuskan untuk bermalam di sana.

Seperti biasa, setelah makan malam, mereka berkumpul di depan api unggun. Mereka bercengkerama satu sama lain, suasana begitu hangat. Sampai ketika ada seorang peserta yang bercerita bahwa penduduk di kaki gunung merbabu percaya bahwa di malam hari terdapat pasar gaib, di mana semua makhluk halus penunggu gunung merbabu berkumpul di pasar gaib tersebut.

Seketika suasana menjadi dingin menusuk.

Semua peserta terdiam mendengar cerita itu, tetapi tidak lama kemudian ketua team memerintahkan para peserta untuk pergi tidur. Mereka pun masuk ke tenda masing-masing.

Keesokan paginya setelah sarapan, toni dan peserta lain melanjutkan pendakian. Mereka kembali menyusuri hutan yang lebat dan sepi. Seakan-akan hutan itu menyimpan suatu misteri di dalamnya. Sesuatu yang mungkin tidak pernah terpikirkan oleh manusia.

Hari sudah mulai gelap, peserta sudah sampai di pos 14. Sedikit lagi mereka akan sampai di puncak gunung merbabu. Mereka mendirikan tenda untuk bermalam. Ternyata di acara api unggun tidak ada yang menyinggung tentang pasar gaib gunung merbabu lagi. Mereka hanya bersenda gurau dan bernyanyi.

Setelah itu mereka masuk ke tenda masing-masing, begitu juga toni. Namun tengah malam itu toni merasa perutnya mulas. Ia pun pergi menuju mck buatan untuk buang air besar. Setelah selesai, ia berjalan kembali ke tendanya. Tetapi di tengah perjalanannya, toni mendengar suara aneh dari balik rimbun pepohonan.

Suara itu seperti suara keramaian. Ia bisa mendengar suara seseorang sedang berbicara kepada orang lain. Toni merasa penasaran. Dengan senter di tangannya, toni pun menyusuri hutan mencari sumber suara itu. Di bawah cahaya bulan toni menyusuri hutan. Akhirnya toni sampai di sebuah pohon yang berdaun besar, suara keramaian pun semakin jelas terdengar.

Ketika toni melihat ke balik dedaunan, alangkah kagetnya toni ketika ia melihat ada sebuah perkampungan di tengah hutan. Di bagian depannya seperti pasar, semua orang bertransaksi, tetapi toni tidak dapat melihat dengan jelas, terlalu banyak orang lalu lalang.

Pasar Gaib Gunung Merbabu

Ia pun memutuskan untuk keluar dari semak-semak dan masuk ke dalam keramaian itu. Ia berjalan meninggalkan semak dan berjalan menuju pasar itu. Ia melihat orang-orang yang lalu lalang rata-rata wajahnya tidak berekspresi. Bahkan ketika mereka sedang berbicara satu sama lain, wajah mereka sama sekali kaku.

Toni berjalan di antara mereka, tetapi anehnya orang-orang seakan tidak menyadari kedatangan toni. Mereka lalu lalang dan seperti menawar barang dagangan. Toni penasaran ingin melihat apa yang mereka perjual belikan. Toni pun menyusup di antara keramaian untuk melihatnya, tetapi mata toni terbelalak ketika melihatnya.

“MEREKA MENJUAL POTONGAN TUBUH MANUSIA! ADA TANGAN, KAKI, TUBUH BAGIAN PERUT, DAN KEPALA. SEMUA ITU DIGANTUNG SECARA BIADAB!”

Seketika itu juga toni berteriak dan menutup matanya. Tetapi ketika ia membuka matanya, ia menemukan dirinya dikelilingi oleh MAKHLUK BESAR BERBULU, DAN BERTANDUK! WAJAH MEREKA AMAT MENYERAMKAN, DENGAN TARING JUGA GIGI-GIGI TAJAM. TANGAN MEREKA YANG BESAR BERUSAHA MENCEKIK!

Seketika itu toni lari sekencang-kencangnya dari tempat itu. Ia tidak tau harus ke mana, yang ia tau hanyalah berlari dan berlari. Sampai akhirnya toni menabrak seseorang yang tidak lain adalah ketua team jambore yang sedang mencarinya.

Ternyata peserta jambore mencari-cari toni. Seketika itu toni dibawa menuju tenda, toni tidak berbicara apa-apa. Ia hanya terdiam dan gemetaran. Toni pun dibawa turun gunung untuk mendapatkan pertolongan. Ia dibawa ke rumah salah seorang tokoh masyarakat di kaki gunung merbabu.

Sang tokoh pun mengatakan bahwa jiwa toni ditawan oleh penunggu gunung merbabu. Karena toni telah memasuki pasar gaib gunung merbabu. Selama dua hari toni tidak makan dan minum, dia hanya terdiam. Setelah dilakukan sebuah ritual doa bersama, toni akhirnya mulai tersadar.

Baca Juga : Teman Baru Misterius

Ketika dirasa sudah cukup kuat, toni akhirnya dipulangkan. Toni mengalami shock yang cukup hebat, tetapi ia akhirnya bisa sembuh. Konon pasar gaib gunung merbabu masih ada hingga saat ini dan itu bukan mitos belaka itu adalah fakta dan kisah nyata.